Dokter Indra yang terhormat, saya perempuan 53 tahun. Sudah satu bulan ini, ibu jari dan jari telunjuk tangan kanan saya sering terasa tebal. Kadang-kadang keluhan itu memang hilang. Tapi, kalau dipakai untuk mencuci baju, rasa tebal itu muncul lagi. Rasanya makin tidak enak setelah beberapa hari saya terbangun malam karena dua jari itu seperti terbakar. Tapi, begitu didiamkan 30 menit, rasanya membaik. Saya sakit apa ya, Dok? Apa sakit ini merupakan penyakit orang tua? Sebab, teman saya yang seumuran juga mengalami.
Terima kasih, Dok.
Murni, Surabaya
-----
Ibu Murni, jari-jari tangan merupakan bagian dari tubuh yang mempunyai mobilitas dan koordinasi tinggi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Mulai fungsi menggenggam, menulis, memegang, sampai mengangkat.
Fungsi gerakan jari tersebut dilakukan oleh koordinasi 19 otot pada tangan dan dikontrol tiga saraf. Yaitu, radialis, ulnaris, dan medianus. Bila terjadi gangguan pada saraf atau otot, akan terganggu fungsi jari-jari tangan tersebut.
Untuk rasa tebal yang Ibu rasakan pada ibu jari dan jari telunjuk serta ada rasa terbakar sehingga mengakibatkan terbangun, hal itu mungkin disebabkan tertekannya saraf medianus yang terletak di dalam terowongan tangan. Saraf itu memberikan rasa raba pada ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, serta seperdua jari manis. Saraf medianus itu juga memberikan fungsi untuk menggerakkan jari tangan, terutama fungsi menulis, mengambil benda-benda kecil, dan mengancingkan baju. Penyakit ini dinamakan carpal tunnel syndrome.
Yang sering terkena sindrom ini adalah wanita paro baya, obesitas, hamil, dan pengidap kencing manis. Juga para pekerja yang banyak menggunakan tangan serta pergelangan tangan dengan gerakan berlebihan yang mengakibatkan radang kronis lapisan tendon otot sekitar saraf dalam terowongan carpal/tangan.
Jadi, penyakit ini tidak hanya mengenai orang tua.
Selain pemeriksaan klinis, untuk mengetahui keadaan saraf medianus, perlu dilakukan pemeriksaan Electromyography (EMG) sehingga bisa menentukan apakah terapi dilakukan secara konservatif (tidak operasi) atau operasi. Terapi konservatif, selain menggunakan obat-obatan, perlu mengistirahatkan gerakan pergelangan tangan dengan menggunakan wrist splint. Juga perlu dilakukan terapi alat, yaitu Ultrasound Diathermy, dan terapi laser.
Ibu Murni juga harus mulai melakukan latihan pada tangan, dimulai dengan menggenggam, dilanjutkan dengan meluruskan jari-jari tangan secara rapat, kemudian membuka jari-jari tangan posisi lurus. Setelah itu, memutar telapak tangan ke atas dan diakhiri dengan menarik ibu jari ke dalam. Biasanya, bila dilakukan semuanya, 1-2 bulan keluhan akan menghilang. Jika tidak menghilang, perlu dilakukan tindakan lebih lanjut untuk operasi. Mudah-mudahan keterangan ini dapat membantu Ibu. (*)