Sabtu, 31 Juli 2010
 
 
[ Kamis, 31 Juli 2008 ]
Pengalaman Buruk Promotor
Penonton Jakarta Jam! Tak Sesuai Harapan

JAKARTA - Jumlah tiket yang terjual untuk menonton konser musik Jakarta Jam! masih jauh dari harapan. Padahal, konser dua hari yang dimulai kemarin itu menghadirkan empat musisi internasional. Dua di antara mereka, OneRepublic dan Simple Plan, sudah punya nama.

Adrie Subono, promotor Java Musikindo selaku penyelenggara, mengungkapkan, sampai kemarin (30/7), jumlah tiket yang terjual masih sangat sedikit. Pada hari pertama kemarin, untuk konser Simple Plan, New Found Glory, dan Andra and The Backbone, tiket yang terjual baru sekitar 1.200 lembar. Hari kedua baru sekitar 700 lembar. Padahal, yang manggung OneRepublic, Lost Prophet, dan Melanie. "Ini pengalaman (menjelang) konser terburuk dari Java Musikindo selama 15 tahun berkiprah," ungkap Adrie saat berbincang dengan wartawan di Warung Ciragil, kemarin.

Target penonton, sesuai dengan kapasitas Tennis Indoor, Senayan, per hari sekitar tiga ribu sampai lima ribu orang. Biasanya, setiap menyelenggarakan konser dan menghadirkan musisi besar, Adrie mampu menjual sedikitnya 50 persen tiket beberapa hari sebelum konser. Pada hari pertunjukan, penjualan tiket lebih ramai.

Tapi, Adrie maklum. Sebab, pada rentang sebulan ini, Indonesia mengadakan empat konser besar sekaligus, termasuk Alicia Keys. Apakah kedatangan Keys menjadi salah satu penyebabnya? "Oh nggak. Beda segmen. Penontonnya dia kan yang 'wangi-wangi'. Sedangkan Jakarta Jam! konser musik rock," jawabnya.

Meski demikian, kata Adrie, Jakarta Jam! harus tetap berlangsung. Sebagaimana sebuah permulaan, menurut dia, wajar tidak selalu berjalan lancar. "Ini memang harus dimulai. Mau kapan lagi? Apalagi tahun depan sulit karena ada pemilu," sahutnya.

Adrie juga tidak putus harapan. Sebab, ada pengalaman ketika konser grup rock, Korn, tiba-tiba 800 tiket terjual pada hari pertunjukan. "Saya berharap bisa seperti itu karena bandnya bagus-bagus. Kun fayakun!" harapnya.

Untuk menarik lebih banyak penonton, pihaknya mendiskon harga tiket Jakarta Jam! Harganya menjadi Rp 450 ribu dari semula Rp 650 ribu. Padahal, dengan harga itu, biasanya penonton hanya bisa menyaksikan satu konser musisi internasional. (gen/tia)