JAKARTA - Tidak semua orang bisa menerima kritik. Demikian pula dengan Titi Kamal. Dalam sesi tanya jawab saat selamatan film
Doa Yang Mengancam (
DYM) besutan Hanung Bramantyo di Platinum XXI, FX Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, kemarin (17/9), Titi langsung menangis tersedu begitu salah seorang wartawan mengatakan bahwa akting Titi hanya tempelan.
''Saya sakit hati. Padahal, saya sudah berusaha total memerankan karakter di film ini,'' ungkap Titi ketika ditanya apa yang membuatnya menangis. Hanung dan Aming, yang merupakan pemeran utama
DYM, langsung turun tangan dan berusaha meredakan tangis Titi. Mereka menyatakan tak mengira Titi bakal sensitif.
Selang beberapa saat, Titi yang menangis di atas podium kemudian mencium tangan Hanung dan produser Sinemart Heru Hendriyarto yang berada di sebelahnya. Lalu, dia turun meninggalkan para pemain lain. Sontak saja kejadian itu memancing pertanyaan banyak orang. Titi yang kemudian menemui ibunya akhirnya memutuskan kembali bergabung di podium.
Hanung pun segera mengambil alih forum dan membelanya. Menurut dia, Titi dalam film terbarunya jelas bukan sekadar tempelan. Titi, tegas dia, memiliki peran yang sama seperti pemain lain. ''Kalau dibilang pemanis, Titi memang manis. Tapi menurut saya, film itu ibarat sebuah orkestra, setiap pemain memiliki porsi masing-masing. Jadi, buat saya,
enggak ada itu tempelan,'' papar Hanung.
Namun, Titi, rupanya, masih tak bisa menerima tudingan itu. Setelah acara berakhir, dia tampak masih tak bisa menahan air mata. ''Aku sudah mati-matian mendalami karakter. Aku sudah berusaha total di film ini, tuturnya. (zul/tia)