Jum'at, 03 September 2010
 
  Berita Utama
[ Selasa, 03 November 2009 ]
Pesawat Cassa M 28 Milik Polri Hilang di Papua
Nasib Empat Kru Belum Diketahui

JAYAPURA - Musibah kecelakaan pesawat milik Polri kembali terjadi di Papua. Siang kemarin (2/11) pesawat Cassa M 28 jenis Sky Truck bernomor lambung P-4202 milik Polri yang di-BKO-kan (bawah kendali operasi) ke Polda Papua hilang di kawasan Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Hingga tadi malam belum diketahui nasib pesawat yang mengangkut delapan drum bahan bakar minyak (BBM) ini. Begitu pula kondisi empat awak, yaitu Kapten Pilot AKP Yunus, Kopilot Ipda Benediktus, serta mekanik Briptu Saiful dan Briptu Kuswanto.

''Seharusnya pesawat tiba di Mulia pukul 12.40 WIT. Tetapi, sampai saat ini belum juga tiba dan tidak berhasil dikontak,'' kata Kabid Humas Polda Papua Kombespol Agus Rianto ketika dihubungi Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) tadi malam.

Agus Rianto menuturkan, pesawat Sky Truck itu dilaporkan hilang kontak di sekitar Desa Foao dan Desa Mele sekitar 78 mil dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Sebelumnya, pada 22 Februari 2005, pesawat Cassa-212 milik Polri juga jatuh di pantai dekat Lapangan Terbang Kabupaten Sarmi, Papua. Dalam insiden itu, 15 orang tewas.

Beberapa kecelakaan pesawat juga terjadi di Papua tahun ini. Pada 20 Februari 2009, pesawat Twin Otter milik maskapai Trigana Air Service tergelincir saat mendarat di Bandara Bioga, Kabupaten Puncak Jaya. Akibatnya, ban depan pesawat patah. Tidak ada korban jiwa

Pada 9 April 2009, pesawat PT Aviastar Mandiri jatuh di bukit Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Enam orang tewas. Pada 17 April 2009, pesawat Mimika Air jenis Pilatus PK-LTJ jatuh di Gunung Gergaji, Kabupaten Puncak Jaya. Sembilan penumpang dan dua awak pesawat tewas.

Pada 11 Mei 2009 , pesawat Hercules 130 B milik TNI-AU celaka di Bandara Wamena. Empat roda belakang terlepas hingga menghantam seorang warga dan satu rumah dekat Bandara Wamena, Kabupaten Jawijaya, Papua. Lalu, pada 14 Juni 2009 pesawat Dornier 328 PK-TXN milik Express tergelincir di Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Baling-baling kanan patah, tapi tak ada korban jiwa.

Lantas, pada 29 Juni 2009 pesawat Twin Otter PK-BRO DHC 6 milik PT Avia Star hilang saat terbang dari Bandar Dekai, Kabupaten Yahukimo, menuju Bandara Wamena. Beberapa hari kemudian pesawat ditemukan hancur di wilayah Yahukimo dan tiga awaknya tewas.

Musibah terakhir terjadi pada 2 Agustus 2009 saat pesawat Twin Otter milik Merpati hilang dalam penerbangan dari Bandara Sentani menuju Oksibil. Pesawat ditemukan hancur pada 6 Agustus. Sebanyak 15 penumpang dan awaknya tewas. (bat/ade/fud/wen/jpnn/dwi)