Rabu, 10 Februari 2010
 
   Radar Bojonegoro
[ Minggu, 05 Juli 2009 ]
Sirkulasi Distribusi Logistik Tuntas
BLORA - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Blora kemarin (4/7) menuntaskan pendistribusian logistik pilpres hingga tingkat PPS. Ini sesuai tahapan pilpres yang menyebutkan bahwa distribusi di tingkat PPS maksimal H-3.

Ketua KPUK Blora Moesafa menjelaskan, distribusi terakhir ke PPS kemarin dilakukan oleh PPK Bogorejo. Menurut dia, distribusi di wilayah ini memang membutuhkan waktu relatif lebih lama. ''Secara geografis memang medan di Kecamatan Bogorejo lebih sulit,'' terangnya.

Safa menyatakan, distribusi logistik dari KPUK ke PPK sempat terkendala. Ini terkait belum diterimanya logistik jenis templet. Namun, saat hari terakhir distribusi ke PPK ternyata alat bantu bagi pemilih tuna netra itu datang. Sehingga, pihaknya langsung mendistribusikan ke PPK.

Dia menerangkan, templet merupakan alat bantu bagi tuna netra untuk menggunakan hak pilihnya. Yakni, berupa lembaran seukuran surat suara dengan huruf braile. Namun, untuk gambar pasangan calon dibiarkan berlubang. Tujuannya, setelah membaca nama pasangan calon lewat huruf braile itu, pemilih tuna netra dapat memberikan tanda centang pada gambar pasangan calon dalam surat suara yang tertumpuk templet tersebut.

Sementara itu, sebagai penutup rangkaian sosialisasi pilpres, tadi malam KPUK bekerja sama dengan Dinas Kominfo menyajikan pagelaran wayang kulit. Kegiatan tersebut tetap diselipi dengan sosialisasi pelaksanaan pilpres. ''Kami tetap memaksimalkan waktu yang ada untuk menggelar sosialisasi. Sehingga, diharapkan jumlah partisipasi pemilih dapat meningkat,'' kata ketua GP Ansor Blora itu. (dim)