[ Rabu, 27 Januari 2010 ]
Lagi, 430 Unggas Mati Mendadak
Diduga Terserang Flu Burung Juga
PAMEKASAN-Sedikitnya 430 unggas di Desa Pademawu Timur, Kec Pademawu, kembali mati mendadak. Ratusan unggas itu diduga terserang virus flu burung.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, 430 unggas yang mati mendadak itu milik Syair. Rinciannya, 400 ekor jenis itik dan 30 ekor ayam. Unggas ini mati menyusul matinya ayam petelur milik Yuni Astutik, tetangga Syair, beberapa waktu lalu dinyatakan positif terserang virus flu burung oleh dinas peternakan.
"Kemungkinan ayam milik saya juga terserang virus flu burung. Sebab, jaraknya berdekatan dengan kandang ayam milik Yuni Astutik," ujar Syair kemarin (26/1).
Pedagang unggas ini mengaku telah melaporkan matinya 430 unggas ke aparat desa setempat. Namun, belum ada petugas dari dinas peternakan meninjau dan memeriksa.
Ketua RT 03 RW 05 Dusun Kwanyar, Desa Pademawu Timur Achmad Ridwan membenarkan adanya unggas mati mendadak milik warganya itu. Dia juga membenarkan sampai kemarin belum ada petugas yang datang meninjau ke lokasi.
Dia mengatakan, yang sudah diperiksa hanya ayam milik Yuni Astutik. "Sedangkan milik Syair sampai saat ini belum," katanya.
Sementara Kasi Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kadarwati mengaku belum mendapatkan laporan soal 430 unggas milik Syair yang mati mendadak. Bahkan, dia mengaku baru mendapatkan informasi dari wartawan. "Ayam yang mati lagi itu milik siapa? Di mana lokasinya? Kami tidak punya laporannya," katanya malah balik bertanya kepada wartawan.
Menurut dia, jika kejadian itu benar, pihaknya akan terjun langsung ke lapangan. (bus/abe/fiq)