Sabtu, 11 September 2010
 
   Radar Kudus
[ Sabtu, 31 Juli 2010 ]
Assesor Internasional Lihat Hutan Rembang
REMBANG - Asseseor Internasional pekan depan dijadwalkan melihat pengelolaan di KPH Kebonharjo. Kehadiran assesor tersebut untuk melihat program pengelolaan hutan lestari (PHL) di KPH tersebut. Langkah itu dilakukan guna memperoleh sertifikasi internasional.

"Pada 6 hingga7 Agustus nanti, tim Assesor Internasional akan hadir di tempat kami," ujar Humas Perum Perhutani KPH Kebonharjo, Djono, kemarin.

Menurutnya, untuk melaksanakan program pengelolaan hutan lestari dengan melaksanakan pengamanan melalui pendekatan sosial. Pendekatan yang dilakukan, setiap petugas yang menjaga hutan tidak membawa senjata.

Pola pengamanan yang dilakukan dengan pendekatan patroli simpatik. Tujuan pengamanan tersebut, jelasnya, untuk mencegah tindak gangguan keamanan hutan agar hutan tetap lestari. Melalui cara itu diharapkan hutan memiliki fungsi ekonomi, sosial, lingkungan, dan memberikan hasil optimal bagi perhutani.

Selain itu, petugas juga menggunakan pendekatan persuasif bagi pelaku yang diduga melakukan pencurian hutan, yakni didatangi rumah pelaku satu persatu. Mereka diberikan motivasi untuk menuju merubah perbuatannya."Melalui cara itu, diharapkan tidak muncul sikap arogansi," tandasnya.

Dia menambahkan, secara teknis belum bisa menungkapkan jadwal kegiatan tim Assesor Internasional selama berada di KPH Kebonharjo. Diperkirakan, selain mendengarkan penjelasan dari manajemen, tim assesor akan turun lapangan.

Djono menjelaskan, tim assesor sudah berulangkali melihat langsung pengelolaan hutan di kawasan tersebut. Sertifikasi amat dibutuhkan bagi manajemen dengan tujuan agar hutan hasil produksinya diakui oleh negara-negara maju.

Tim direncanakan melihat progress improvement upaya perbaikan pengelolaan hutan lestari. Khususnya melihat penanganan tiga isu utama dalam penanganan hutan. Yakni, kelola produksi, kelola sosial dan kelola lingkungan. (sol/ris)