Jum'at, 03 September 2010
 
   Radar Yogya
[ Sabtu, 09 Agustus 2008 ]
Smada Art Fest 2 Angkat Isu HIV/AIDS
JOGJA - Talkshow dengan pengidap HIV/AIDS sebagai bagian dari kegiatan perayaan HUT sekolah? Mungkin baru terjadi di SMA N 2 Jogja (Smada). Sekali gelar, tiga tujuan direngkuh. Mengapresiasi orang dengan HIV/AIDS (ODHA), mensosialisasikan HIV/AIDS, dan tentu saja aspek hiburan bagi almamater dan masyarakat umum.

Kenapa HIV/AIDS? Menurut Ketua Umum Art Fest # 2 Rohyan Akbar, remaja membutuhkan sosialisasi dan pembelajaran tentang HIV/AIDS sebagai virus mematikan yang harus dihindari, dan bukan pengidapnya.

"Dengan mengelar talkshow, diharapkan remaja Jogja, khususnya teman-teman Smada tidak terjebak pada stigma yang ada. Namun bisa menjadi lebih bijak dengan mengetahui langsung penyebab dan akibat dari penyakit itu langsung dari ODHA," terangnya.

Dengan demikian, diharapkan dapat menimbulkan rasa simpati dan empati, bukannya antipati dengan menjauhi ODHA. ''Acara ini sekaligus untuk menepis rasa takut remaja untuk melakukan kontak fisik dengan ODHA akibat informasi yang salah dan menyudutkan penderita ODHA," katanya.

Smada juga mengadakan kampanye keliling kota untuk melakukan penyuluhan tentang HIV/AIDS. Dan di puncak acara, sekolah ini juga menggelar pemutaran film indie dan dokumenter. ''Kami juga menggandeng The Sigit, SKJ 94, Discomoyo dan The Playbois untuk memeriahkan acara," tambah Rohyan. (cw2)