[ Sabtu, 13 September 2008 ]
Setyo hartono, iskandar dan Yusuf buta pernyataan bersama
Pernyataan bersama itu sendiri kemarin sore dikirimkan ke kantor Radar Bojonegoro dengan ditandatangani oleh ketiganya
Dalam pernyataan Setyo Hartono menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat secara pribadi maupun kedinasan karena pemberitaan yang mencipatakan suasan ketidak nyamana dan kerasahan di masyarakat. Menurutnya hal ini disebabkan oleh salah pengertian dan kurangnya koordinasi dalam penyelesaian masalah internal dan kedatangannya ke Kancapil aadalah bagian pembinaan pegawai untuk meningkatkan pelayanan prima serta Good Govrenment dan Good Governance.
Sementara Iskandar dalam pernyataannya juga menyampaiakan pemrintaan maaf karena kejadian di kantornya menimbulkan image negatif pada pemkab Bojonegoro. Bahkan dia juga menyatakan hal tersebut terjadi karena salah pengertian dnegan kehadiran wabup adalah untuk melaksanakan tugas. Sementara terkait surat ke Korpri adalah untuk mengkalrifikasi tentang kornolgi kejadian yang sebenarnya agar tidak terjadi kesimpangsiuran berita.
Sementara Yusuf menyatakan dalam keadaan sehat dan tidak mengalami sakit. Dia juga menyatakan bahwa Wabup melakukan tindakan tersebut tanpa emosi dan merupakaan sapaan akrab sebegaia seorang militer kepada Alumni sekolah kedinasan. Bahkan dia menyatakan tidak pernah menjadi korban pemukulan serta eminta smeua pihak tidak menganggap dirinya sebagai korban pemukulan karena pemukulanm tersbeut tidak dengan tangan kosong tetapi menggunakan buku agenda ke arah perut yang merupakan merupakan hal biasa dalam sekolah kedinasan. (ade)