Kamis, 02 September 2010
 
[ Selasa, 03 Februari 2009 ]
Danny Granger : Bintang NBA Harus Antre untuk Datang ke Indonesia
INDIANAPOLIS - Bintang Indiana Pacers, Danny Granger, berhasil terpilih masuk NBA All-Star untuk kali pertama dalam karirnya. Dalam wawancara dengan Indycornrows.com, dia mengakui kunjungannya ke Surabaya pada Agustus 2008 lalu banyak membantu. Pemain 25 tahun itu bahkan bilang, para bintang NBA harus berbaris antre untuk mengikuti jejaknya ke Indonesia.

Tom Lewis, pengelola salah satu situs Pacers paling populer tersebut, memang rutin meliput langsung laga Pacers di Conseco Field House, Indianapolis. Dia rutin mewawancarai Granger dan pemain-pemain Pacers lain. Berkaitan dengan All-Star, semalam sebelum pengumuman Granger masuk barisan elite itu pekan lalu, Lewis sempat mengajak sang bintang berbicara soal dampak kunjungannya ke Indonesia.

Pada 23-24 Agustus 2008 lalu, Granger memang menjadi bintang even resmi pertama NBA di Indonesia. Dia menghadiri final DetEksi Basketball League (DBL), di DBL Arena Surabaya. Lalu, dia tampil dalam NBA Basketball Clinic, memberi materi latihan kepada para champion liga basket pelajar terbesar di Indonesia tersebut.

Dalam kunjungan itu, Granger mendapat halaman khusus di Jawa Pos berjudul ''Danny for All-Star''. Isinya ucapan semoga masuk All-Star dari orang-orang basket Indonesia. Mulai Ketua PB Perbasi Noviantika Nasution sampai para pemain serta pelatih SMA dari berbagai penjuru Indonesia. Granger juga sempat mengunjungi Panti Asuhan Darrul Mushtofa Surabaya dan memberi sumbangan pribadi untuk anak-anak di sana.

Lewis memberi judul tulisannya ''DBL Never Doubted Granger's Rise To All-Star Status''. Artinya, ''DBL Tak Pernah Meragukan Langkah Granger Meraih Status All-Star''.

Lewis bahkan menyebut apa yang terjadi sebagai ''Surabayan Karma'' (Karma Surabaya). Sebab, sejak pulang dari Indonesia, Granger mendapat perpanjangan kontrak bernilai lebih dari Rp 640 miliar. Performanya juga terus meningkat, dan kini terpilih masuk All-Star.

Ketika menyebut Surabaya kepada Granger, Lewis menuliskan bahwa sang bintang langsung menyebut itu sebagai pengalaman yang tak akan terlupakan. ''Fans di sana luar biasa. Saya yakin banyak yang memilih saya untuk masuk tim (All-Star). Jadi, terima kasih kepada semua fans yang telah mendukung saya,'' ucapnya.

Khusus untuk halaman Danny For All-Star yang dimuat Jawa Pos, Granger menyebut pesan-pesan dukungan di dalamnya turut berperan dalam mendorong suksesnya sekarang. ''Oh yeah, mereka punya peran membantu. Komunitas di sana luar biasa. Negara yang luar biasa. Suatu saat saya ingin kembali,'' ujarnya.

Lewis bilang kepada Granger, dengan sukses yang dia raih, para pemain NBA lain harus berbaris antre untuk bekerja bersama DBL. ''Saya pikir mereka harus antre. Itu salah satu negara dengan penduduk paling banyak di dunia, menawarkan pengalaman luar biasa. Saya pikir banyak pemain harus antre untuk pergi ke sana,'' kata Granger.

Lewis mengakhiri tulisannya dengan anjuran bagi bintang NBA untuk mengunjungi DBL. ''Ada yang spesial dengan semangat liga tersebut. Bahkan, saya pikir Pacers harus mengirim seluruh timnya pada musim panas nanti. Siapa tahu ada dampak besar yang bisa mendorong tim mengejar playoff tahun depan,'' tulis Lewis. (azz)

 

HALAMAN KEMARIN